Testimonials

caret-down caret-up caret-left caret-right
Fadhilah Yusman PNS Bappeda Kab. Bantaeng

"Sebagai PNS, belajar di Wenglish sangat cocok untuk saya yang nggak punya waktu untuk ambil kursus offline. Cara penyajian materinya sangat menarik, gaya bahasanya nyantai terkesan nggak menggurui sehingga mudah dipahami. Pengajarnya T.O.P lah. Semuanya ramah-ramah & kece abiss lah pokoknya. Overall, saya sangat bersyukur bisa join dalam class ini."

Media Primawati Alumni Universitas Negeri Padang

Cara belajar di Wenglish seru, pas untuk yang tidak punya banyak waktu luang. Belajar structure yang cukup panjang waktunya di masa kuliah diringkas hanya dalam waktu 2 bulan dan greget banget. Seru ngejar deadline belajar perminggu, nunggu hasil perexercise deg degan kayak main quuizz.. Overall, it's really good and fun..

Afrisusnawati Rauf Dosen Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, UIN Alauddin Makassar

Sudah sangat lama mengenal bentuk2 soal TOEFL tapi baru kali ini belajar serius karena di Wenglish kita ditantang untuk terus meningkatkan skill dgn adanya target skill yg harus diselesaikan setiap minggu ditambah dgn practice2 test. Meskipun interaksi hanya d dunia maya tp serasa bertatap langsung  

Darmawan Badan Pusat Statistik (BPS), Kepulauan Bangka Belitung

I knew Wenglish the very first time from Telegram. I then followed Wenglish through Youtube channel. Via youtube, Wenglish presented a plethora of TOEFL smart-learning videos. They were really fun because the tutorials were brief and straightforward. Nearly at the end of Ramadhan, I decided to take a TOEFL Test. You know what? My structure score boosted from 500 to 600. Thanks Wenglish.